9 Fitur Baru di Android 10

Terdapat beberapa pembaruan fitur di Android 10, versi terbaru dari sistem operasi seluler perdana Google. Android 10 dirilis untuk umum hari ini, bisa digunakan untuk smartphone seperti Google Pixel 3, dan Essential Phone PH-1. Daftar di bawah ini mencakup fitur-fitur baru dan peningkatan sistem yang mungkin tidak pernah diperhatikan.

9. Navigasi Gerakan (Gesture Navigation)


Android 10 mengaktifkan navigasi gerakan di seluruh perangkat. Pengguna dapat mengaktifkan navigasi gerakan untuk semua aplikasi - terlepas dari apakah aplikasi menargetkan API level 29 atau lebih tinggi. Pengembang memiliki kemampuan untuk secara spesifik mengganti gerakan tertentu - tetapi gerakan akan diaktifkan untuk semua aplikasi secara default jika pengguna memilih untuk mengaktifkan Gesture Navigation.


8. Foldable Device Software Enabled

Android 10 mendukung multi-window UI, yang ditujukan untuk perangkat lipat seperti Samsung Galaxy Fold. Ini berarti bahwa ponsel dapat beralih antara mode potret dan lansekap dengan lebih lancar, dan para pengembang mendapat manfaat besar dengan memasukkan “ResizeableActivity” di aplikasi mereka.

Jika pengembang tidak menyertakan resizeableActivity atau menyetel resizeableActivity ke TRUE, Android 10 menganggap aplikasi sepenuhnya siap untuk bergulir dengan fungsionalitas multi-window dan jendela yang dapat diubah ukurannya.


7. Dukungan 5G


Sepertinya tidak menjadi perubahan besar bagi pengguna - tetapi untuk pengembang, 5G BISA menjadi perubahan besar. Android 10 memastikan memeriksa konektivitas 5G yang memungkinkan aplikasi memberikan lebih banyak "pengalaman kaya dan mendalam" untuk 5G - demikian kata Google.

6. Berbagi Pintasan


Pengguna dapat membagikan tautan dalam suatu aplikasi. Fitur ini adalah sedikit pembaruan dari Direct Share yang pertama kali diperkenalkan di Android M. Fitur ini memuat lebih cepat daripada Direct Share di Android M dan memungkinkan pengguna pindah langsung ke aktivitas tertentu di aplikasi Anda bersama dengan konten yang dilampirkan.

5. Lebih sedikit pelacakan perangkat


Dengan Android 10, aplikasi tidak dapat mengakses informasi pribadi perangkat yang tidak bisa disetel ulang seperti “IMEI, nomor seri, dan indentifikasi sejenis.” Elemen-elemen ini berpotensi digunakan untuk pelacakan, dan tidak akan lagi tersedia untuk aplikasi secara default. Default lain di Android 10 adalah MAC Address acak setiap kali perangkat terhubung ke jaringan Wi-Fi.

4. Automatic Live Caption


Pada beberapa ponsel dengan Android 10, Live Caption secara otomatis menampilkan caption media, termasuk video, podcast, pesan audio, “di semua aplikasi.” Google mengatakan "Live Caption akan hadir ke perangkat Pixel pada musim gugur ini," dan perangkat lain dengan Android 10 akan menyusul kemudian.

3. Smart Reply di Notifikasi


Cara baru membalas di bagian notifikasi segera diaktifkan di Android 10, seperti balasan dengan Sinyal aplikasi, yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Seperti di gambar, Anda dapat melihat bahwa pesan menyertakan alamat, memungkinkan pengguna untuk membalas dengan beberapa opsi cepat atau cukup membuka Google Maps.

2. Dynamic Depth untuk fotografi



Google memungkinkan ketersediaan aplikasi untuk gambar dengan Dynamic Depth. Fitur ini merupakan gabungan dari jenis kamera dan sensor, termasuk "JPEG, metadata XMP yang terkait dengan elemen kedalaman, dan kedalaman yang tertanam dalam file yang sama." Ini akan membuatnya lebih mudah untuk bekerja dengan opsi bokeh dan untuk aplikasi fotografi.

1. Audio Playback Capture


Google "merekomendasikan" kepada pengembang agar mereka mengaktifkan "audio playback capture" secara default. Ini akan memungkinkan aplikasi perekaman layar dan aplikasi streaming dan perekaman gameplay dapat mendukung teks lebih.

Terdapat beberapa pembaruan fitur di Android 10, versi terbaru dari sistem operasi seluler perdana Google. Android 10 dirilis untuk umum har...

USB4 Resmi Dirilis dan Pada Dasarnya hanya Thunderbolt 3


USB Implementers Forum telah merilis spesifikasi USB4 setelah beberapa kali ditunda. Aturan baru ini, yang pertama kali diumumkan pada bulan Maret, pada dasarnya membuat iterasi terbaru dari standar Universal Serial Bus (USB) hampir mirip seperti standar Intel Thunderbolt 3, dimana Intel sendiri telah mengajukan diri untuk kodifikasi.

USB4 tetap menggunakan konektor Tipe-C dan pengisian daya masih berdasarkan persyaratan dari Power Delivery. Namun, dapat menggandakan proses transfer data dua jalur menjadi 40Gbps menggunakan kabel yang sudah disertifikasi. USB4 memungkinkan untuk dikoneksikan ke beberapa monitor - hingga dua resolusi 4K 60fps secara simultan - dan dukungan PCIe untuk GPU eksternal. Selain itu, USB4 akan tetap kompatibel dengan USB 3.2 (termasuk USB 3.1 Gen 1, USB 3.1 Gen 2, USB 3.1, dan USB 3.0) dan USB 2.0 serta kompatibel dengan perangkat yang menggunakan Thunderbolt 3.




Produsen yang memproduksi konektor USB dapat mempelajari lebih lanjut tentang standar ini pada konferensi USB Developer Days yang hadir beberapa bulan mendatang.

















USB Implementers Forum telah merilis spesifikasi USB4 setelah beberapa kali ditunda. Aturan baru ini, yang pertama kali diumumkan pada bu...