Google cs Gandeng Liga Anti-Fitnah untuk Melawan Ujaran Kebencian Online



Raksasa internet seperti Facebook dan Google harus meningkatkan pertarungan mereka melawan ujara kebencian dalam beberapa bulan terakhir, namun terkadang mereka mengalami kesulitan mengatasi masalah tersebut. Tapi masa-masa seperti itu akan berubah, Facebook, Google, Microsoft dan Twitter bermitra dengan Liga Anti-Fitnah (Anti-Defamation League atau ADL) dari Cyberhate Problem-Solving Lab yang bertujuan untuk membendung gelombang kebencian online. ADL akan menawarkan pertimbangan kebijakan dan pemahaman tentang bagaimana kebencian internet berkembang, sementara Google cs akan fokus pada "solusi teknis" yang akan membuat perilaku kebencian tinggal muncul di permukaan.

Ini bukan langkah pertama untuk ADL ataupun Google cs. Kemitraan masa lalu membuat ADL melahirkan panduan "praktik terbaik" untuk memerangi ujaran kebencian pada tahun 2014. Upaya saat ini lebih dalam dan mereka berharap bisa mengembangkan teknologi yang bisa menghalangi atau menghilangkan ujaran kebencian, bukan hanya rekomendasi. Apapun yang dihasilkan dari kerjsama ini bisa memiliki efek nyata pada bagaimana Anda menjelajah internet, apakah itu mengurangi pelecehan atau lebih sedikit tempat bersembunyi bagi produsen ujaran kebencian.

Apakah tindakan Google cs ini akan efektif atau tidak adalah masalah lain. Penyedia konten hoax dan ujaran kebencian cenderung licin seperti belut - mereka mengalihkan penyedia layanan, akun dan taktik untuk menyampaikan pesan mereka saat mereka diblokir. Jika akan ada solusi jangka panjang, harus melibatkan pendekatan fleksibel dan menyeluruh yang memberi perhatian lebih daripada ketidaknyamanan sementara.
puticiro
puticiro

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

No comments:

Post a Comment